Data Kerja atau Kuliah Penting Malah Dianggap Virus Oleh Windows Defender? Begini Cara Mudah Mengembalikannya !!
Pernahkah Anda sedang asik mendownload file pekerjaan, source code untuk tugas kuliah, atau bahkan mod untuk bermain game offline, tetapi tiba-tiba setelah selesai di download, file tersebut justru malah hilang begitu saja. Pas kita lihat dibagian pojok kanan bawah muncul notifikasi layer kecil bertulisan "Threat found" dengan arti lain bahwa terdapat ancaman file tersebut berbahaya oleh Windows Defender.
Yaaaaps, seperti itulah Cara Kerja Windows Defender yang mana pada Windows 11 atau update terbaru berganti nama menjadi Windows Security. Dimana tugas Utama dari Windows Defender atau Windows Security itu sendiri sebagai benteng pertanahan default dari Windows. Antivirus ini memang terkenal sangat protektif, saking aktifnya terkadang file-file yang aman dan kita butuhkan untuk pekerjaan kantor, kuliah atau main game malah dianggap sebagai virus atau malware oleh Windows Security. Istilah tersebut lebih terkenal dengan sebutan false positive.
Ketika menghadapi permasalahan tersebut jangan panik terlebih dahulu karena sesungguhnya file-file yang dia anggap berbahaya oleh Windows Security tidak langsung dihapus begitusaja, melainkan Windows Security memindahkan file tersebut kedalam tempat karantina atau bisa disebut "Protection History".
Yuk, Kita bahas bersama Cara Aman Mengembalikan File Yang Dianggap Virus Oleh Windows Security.
Cara Mengembalikan File dari Karantina Windows Security
Untuk menyelamatkan file yang dianggap virus atau dianggap berbahaya, kita cukup masuk kedalam fitur Protection History yang ada pada menu Windows Security dan mengeluarkan file tersebut dari sana. Berikut langkah-langkah secara detailnya :
Langkah 1: Buka Windows Security
- Klik tombol Start (ikon Windows) di taskbar Anda.
- Ketik "Windows Security" pada kolom pencarian, lalu tekan Enter.
- Pilih menu Virus & threat protection di halaman utama.
- Di bawah tulisan Current threats, klik menu Protection history.
- Anda akan melihat daftar aktivitas keamanan terbaru. Cari item yang memiliki keterangan Severe, High, atau Blocked yang waktu kejadiannya pas dengan saat file Anda hilang.
- Klik pada item atau nama file yang dicurigai tersebut untuk memunculkan detail informasi.
- Biasanya Windows akan meminta verifikasi admin (klik Yes jika muncul jendela).
- Klik tombol drop-down Actions yang berada di bagian bawah detail file.
- Pilih opsi Restore

- Kembali ke menu Virus & threat protection.
- Klik Manage settings yang berada di bawah Virus & threat protection settings.
- Scroll ke bawah sampai Anda menemukan bagian Exclusions, lalu klik Add or remove exclusions.
- Klik tombol Add an exclusion dan pilih apakah Anda ingin mengecualikan berupa File, Folder, File type, atau Process.
- Pilih file atau folder tempat Anda menyimpan file yang tadi di-restore.
Ringkasan Cara Kerja Windows Security
Windows Security berjalan secara otomatis dengan menghapus file-file yang dipikir oleh dia sebagai file yang berbahaya dan juga bebera file-file yang sebenarnya tidak berbahaya namun tetap saja dihapus oleh Windows Defender, karena tugasnya sendiri adalah menjaga Sistem Operasi Anda tetap aman.
Jika terjadi hal yang tidak diinginkan seperti file kita di anggap virus atau di anggap file yang berbahaya. Kita dapat mengembalikan file tersebut dengan masuk kedalam Windows Security dan pilih "Protection History"
Semua file yang di anggap berbahaya akan selalu dikarantina pada fitur Protection History. Untuk mengembalikan file tersebut Kita cukup dengan klik Action dan pilih Restore.
Jika memiliki pertanyaan atau cara lain yang lebih mudah ? Anda dapat menulis pada kolom komentar di bawah ini. Terima Kasih

