Pernahkah Anda mendapati komputer ataupun laptop tiba-tiba berjalan sangat lambat sekali tidak seperti biasanya, tiba-tiba bermuncul iklan pop-up aneh secara terus-menerus muncul meskipun sudah ditutup, bahkan yang lebih parahnya lagi beberapa file penting yang Kita miliki terkunci dan tidak bisa dibuka, ada juga kasus dimana beberapa file yang Kita simpan tiba-tiba berubah ekstensi file contoh file photo dari photo_anda.jpg terdapat tambahan lagi menjadi photo_anda.jpg.scr.
Jika Anda mengalami kejadian seperti diatas, maka kemungkinan besar perangkat yang Anda gunakan sedang terinfeksi malware atau bahasa lainnya adala Malicious Software.
Malware tidak dapat muncul begitu saja pada perangkat yang Anda gunakan. Namun terdapat celah yang bisa ada pada sistem operasi yang digunakan maupun kelalaian dari pengguna itu sendiri.
Mari Kita bahas bersama Alasan Utama Perangkat Keras Yang Kita Gunakan Bisa terkena Malware
- Menginstal Aplikasi Bajakan
Penyebab yang paling sering terjadi adalah pengguna mengunduh dan menginstal aplikasi bajakan atau palsu, terutama ketiak saat mengunduh aplikasi tersebut dari website atau situs yang tidak resmi. Sebagai contoh Anda mendownload film gratisan dari website tidak resmi, bisa juga ketika Anda mendownload game dimana terdapat crack yang ternyata didalamnya sudah terdapat Malware.
Biasanya Malware dibuat dan disisipkan kode berbahaya ke dalam file atau crack atupun patch. Sehingga ketika Anda menjalankan aplikasi tersebut Malware secara otomatis akan langsung terinstal tanpa adanya interface atau tampilan layaknya ketika kita sedang menginstall program secara normal.
- Terjebak Taktik Phishing (Email dan Tautan Palsu)
Phishing adalah teknik penipuan di mana pelaku menyamar sebagai instansi resmi contoh seperti bank, layanan ekspedisi, atau bahkan rekan kerja untuk memancing Anda mengklik dan mengunduh lampiran pada tautan yang dikirim pada email maupun kontak yang diperoleh oleh pelaku. Dimana lampiran tersebut sangat berbahaya sebagai contoh : File dengan ekstensi seperti .exe, .scr, atau bahkan dokumen Office berformat .docm yang mengandung macro jahat.
Tautan Palsu tersebut mengarahkan Anda langsung membuka suatu situs web dan ketika halaman website tersebut terbuka maka secara otomatis perangkat keras yang Anda gunakan akan mengunduh Malware.
- Tidak pernah melakukan Update Sistem Operasi
Ini adalaha hal yang sering orang lakukan, dimana banyak orang tidak mau atau malas untuk memperbarui Sistem Operasi yang dimiliki. Banyak yang sering menekan tombol "Remind me later" saat terdapat notifikasi update Windows mapun macOS, atau Sistem Operasi yang lainnya. Padahal menunda update adalah suatu kesalahan besar. Dengan Kita melakukan update secara berkala maka Sistem Operasi yang kita gunakan akan jauh lebih terlindungi dari pada tidak pernah melakukan update sama sekali.
Meskipun dimikian tidak memungkian terhindar dari Malware. Setiap Sistem Operasi pasti memiliki celah keamanan atau yang bisa kerennya Vulnerability. Para pengembang merilis update atau patch tentu memiliki maksud dan tujuan. Jika Anda jarang memperbarui Sistem Operasi, Maka kemungkinan peretas bisa memanfaatkan celah lama tersebut untuk menyusupkan Malware ke laptop Anda dengan sangat mudah.
- Terular Oleh Perangkat Fisik yang Sudah Terinfeksi
Malware tidak hanya menyebar lewat internet, tetapi juga lewat jalur fisik seperti Flashdisk, hardisk eksternal, atau kartu memori yang sering dicolokkan ke sembarang komputer sebagai contoh di tempat fotokopi atau warnet sangat rentan membawa virus jenis worm atau trojan. Begitu media penyimpanan ini dicolokkan ke laptop Anda, malware akan langsung mengeksekusi dirinya sendiri.
- Mengklik Iklan Sembarangan
Itu adalah trik yang digunakan untuk menakut-nakuti, Anda tidak perlu panik ketika menjumpai hal semacam ini, dikarenakan Iklan tersebut sebenarnya adalah Malware itu sendiri. Jika Anda panik dan ternyata mengklik Iklan tersebut maka Anda akan dibawa kehalaman baru untuk mengunduh sutatu program yang berbahaya.










