Tampilkan postingan dengan label cpu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cpu. Tampilkan semua postingan

Sleep dan Hibernate Sama Atau Beda ?

13 November Comment
Pada dunia komputer kata sleep dan hibernate tentunya semua orang sudah mengetahuinya, dimana Sleep yang artinya tidur dan Hibernate dapat di artikan hibernasi. Sama Atau Tidak Sleep Dan Hibernate ?  jawabanya adalah berbeda, kenapa bisa berbeda padahal dari arti katanya saja hampir mirip. Berikut ini akan Saya jelaskan Apa Bedanya Sleep dan Hibernate Pada Sistem Operasi Windows ?
perbedaan sleep dan hibernate, power options,
Kondisi Komputer Saat Sleep
  • Pada Hardware Motherboard masih dialiri daya listrik sebagian.
  • Sedangkan pada CPU dan RAM juga masih dialiri daya listrik.
  • Pada CPU tidak melakukan proses apaun namun isi dari register CPU semua masih ada.
  • Kipas CPU dimatikan. Karena CPU menganggur jadi tidak menghasilkan panas.
  • Harddisk dan SSD dimatikan.
  • PCI express devices dan expansion bus dimatikan, kecuali kartu jaringan ethernet untuk fitur Wake-on-LAN.
  • Berarti GPU dan sound card ikut mati, demikian juga dengan semua perangkat USB yang tertancap. USB masih dialiri daya listrik, tapi komunikasi data tidak aktif. GPU mati berarti monitor masuk mode standby.
  • Karena semua data masih ada di dalam RAM dan RAM butuh listrik, maka data akan hilang jika mati lampu/kabel dicabut/baterai dilepas.
  • Begitu komputer dibangunkan, maka seluruh PCI devices, harddisk, dan sebagainya dinyalakan kembali. CPU tinggal melanjutkan eksekusi program yang tersimpan di register IP-nya (instruction pointer).
Kondisi Komputer Saat Hibernate
  • Seluruh isi RAM, isi register CPU, dan isi cache CPU ditulis ke file C:\hiberfil.sys.
  • Daya listrik di motherboard dimatikan. Artinya CPU mati, RAM mati (datanya hilang), GPU & sound card mati, network card mati, USB bus mati, SATA bus mati, semua mati total.
  • Karena motherboard sudah mati, kabel dicabut/baterai dilepas/mati lampu tidak masalah.
  • Begitu komputer dinyalakan, seluruh isi RAM dan cache CPU dikembalikan dari file hiberfil.sys. Kemudian CPU melanjutkan eksekusi program.

Dapat diambil kesimpulan dari penjelasan singkat diatas bahwa Sleep itu beberapa hardware masih hidup dengan daya minimal, apa saja yang hidup? Antara lain seperti Harddisk, Processor, Mainboard, Ram. Ketika ada suatu perintah atau proses atau pergerakan mouse dan keyboard maka sistem operasi langsung hidup siap digunakan.

Hibernate berarti semua pekerjaan yang kita lakukan misal buka video,browser itu akan disinpan kedalam sebuah file hibernate. Setelah tersimpan komputer akan mati total, baru ketika dihidupkan semua perkerjaan kita akan dikembalikan ke kondisi sebelum di hibernate.

Demikian sedikit informasi tentang Perbedaan Sleep dan Hibernate pada Pada Power Options semoga informasi diatas dapat berguna dan bermanfaat bagi kita semua, sekian dan terimakasih.

Penyebab Game Lemot Saat Baterai Laptop Tidak Diisi Dayanya

14 September Comment
Siapa yang sering menggunakan laptop hanya dengan baterai dan lebih sering menggunakan charge atau di isi dayanya ?
Pertanyaan di atas adalah hal yang kita jumpai sehari-hari namun kita tidak sadar akan Perbedaann Antara Menggunakan Laptop Dengan Charger Dan Tanpa Charger.

Sebagai gambaran ketika kita sedang bermain game pada laptop dengan kondisi laptop yang sedang di isi dayanya akan berjalan dengan baik, namun apabila laptop tidak dalam kondisi di isi dayanya maka laptop akan berjalan dengan kurang baik. Kejadian tersebut merupakan peristiwa yang lumrah dan dapat diterima. Kenapa bisa demikian ? Ini dikarenakan dengan tujuan menghemat baterai laptop itu sendiri. 

Berikut penjelasan Kenapa Laptop Yang Di Charge Lebih Cepat Dari Pada Laptop Yang Tidak Di Charge ?

Sebagian besar laptop menggunakan baterai 6 sel, yang biasanya sel nya berupa baterai 18650 yang seperti gambar di bawah :

Biasanya tiap biji baterai 18650 memiliki kapasitas 10 Wh dan rating C 1C, yang berarti baterai hanya didesain untuk di-charge dan di-discharge dengan nilai watt hour. Dengan itu setiap sel hanya bisa memberi daya sebesar 10 watt, 6 sel berarti 60 watt.

Kita ambil sebuag Laptop yang memiliki CPU Intel Core i7-7500 yang dapat menarik 45watt pada kecepatan maksimum, dan nVidia GTX 1060 yang dapat menarik 85watt pada beban maksimum. Padahal Kondisi Normal Laptop CPU dan GPU menarik kurang lebih 130watt. Tentunya ini sudah jelas melewati kapasitas discharge baterai 6 sel yang hanya boleh sampai 60 Watt.

Untuk mencegah kerusakan batterai yang dini, maka motherboard dan OS bersinergi, motherboard memerintahkan CPU dan GPU untuk membatasi kecepatan, OS memberi tahu kepada game bahwa baterai tidak mampu memberi suplai daya yang cukup untuk menjalankan CPU dan GPU pada kecepatan maksimum. Ini yang menjadikan Laptop Bejalan Lamban Saat Tidak Di Isi Dayanya.

Yang perlu diingat dan diperhatikan adalah jangan sekali-kali Bermain Game Tanpa Menggunakan Charge akan menjadi suhu laptop sangat panas, yang mana akan berimbas pada baterai laptop itu sendiri yang menjadi beresiko terbakar dan sangat memperpendek umur baterai.


Jadi dapat di simpulkan satu-satunya cara aman agar komponen laptop tetap berjalan pada kecepatan maksimum adalah dengan memberinya suplai daya dari luar atau istilah lainya dicolokan power adapatornya. 
Demikian sedikit informasi yang dapat saya sampaikan tentang Penyebab Game Lemot Saat Baterai Laptop Tidak Diisi Dayanya semoga informasi diatas dapat berguna dan bermanfaat bagi kita semua. sekian dan terimakasih.

Pahami Berat Beban Kerja Laptop Kamu

27 Februari Comment
Komputer dan Laptop merupakan suatu kebutuhan yang kini sangat mempermudah dalam kehidupan manusia, baik dalam pekerjaan, pendidikan, maupun hiburan yang pada masa nya perkembangan komputer maupun laptop sangat pesat.

Dengan semakin berkembangnya teknologi komputer dan laptop menjadikan proses akan kebutuhan suatu data, informasi semakin cepat. Meskipun perkembangan sangat pesat bukan berarti sudah tidak lama lagi.

Semua tergantung pada device yang kita miliki, memang semakin mahal harganya maka akan semakin capat proses nya, namun yang perlu diingat bisa saja device yang mahal tersebut menjadi lemot atau bahkan nor responding saat kita mengoperasikan.

Maka dari itu kita harus Mengetahui Beban Kinerja Laptop Kita agar dapat menggunakan laptop maupun komputer dengan tepat dan dapat mengetahui batas kinerja dari device yang kita miliki.

Dengan mengetahui beban kinerja laptop kita dapat mengetahui komponen mana saja yang bekerja lebih keras. Hal seperti ini sangat berguna untuk kita yang ingin mengupgrade komponen laptop maupun komputer.

Berikut ini akan dibahas secara lengkapnya Mengetahui Beban Kerja Laptop

Caranya adalah dengan membuka "Task Manager" ada banyak cara membuka Task Manager diantara sebagai berikut :

  • Pada keyboard tekan ctrl + alt + delete dan pilih Task Manager
  • Langkah yang lain dengan cara klik Start dan ketikan Task Manager
  • Langkah yang lain pada Taskbar klik kanan dan pilih Task Manager
Jika berhasil membuka maka secara otomatis akan muncul Task Manager seperti pada gambar dibawah ini. Dimana dapat kita lihat terdapat Name, Status, CPU, Memory, Disk, Network yang masing-masing memberikan informasi yang berbeda-beda. 

Pada tampilan dibawah ini jika terdapat aplikasi yang Not Responding maka akan muncul pada colom status ini, jika aplikasi berjalan normal maka colom status kosong. 


Performance CPU
Pada kolom ini memberikan informasi mengenai pemanfaatan total prosesor di semua core yang dimiliki dimana pada tampilan ini menunjukan speed dari processor yang kita gunakan, cache, cores, serta Up Time yang menunjukan lamanya kinerja device yang kita gunakan.


Performance Memory
Pada kolom ini memberikan informasi mengenai total memori fisik yang dicadangkan oleh proses individu. Disinilah prosentase dari kapasistas RAM yang dimiliki oleh device kita, dimana dapat menginformasikan kapasitas RAM, Speed, Slots used, cached.


Performance Disk
Pada kolom ini memberikan informasi tentang pemanfaatan total di semua driver yang kita gunakan.  dapat dilihat pada gambar dibawah ini bahwa Disk dibagi menjadi C, D dan E diaman kita dapat mengetahui status dari kecapan hard disk  kita yaitu berupa Read Speed, dan Write Speed


Performance Ethernet
Pada kolom ini memberikan informasi tentang pemanfaatan jaringan pada nerwork utama saat itu juga dimana kita dapat melihat suatu grafik yang naik turun berdasarkan jaringan internet yang kita gunakan.

Selain itu juga kita dapat melihat pada gambar dibawah ini berupa ipv4 dan ipv6 serta juga melihat send dan receive yang di terima dari jaringan internet yang digunakan tersebut.


Jadi kesimpulan yang dapat kita ambil adalah bahwa beban kinerja dari device kita miliki dapat dilihat dengan membuka Task Manager dengan melihat dalam bentuk prosentase dan grafik. semakin tinggi nilai prosentase nya maka semakin berat beban kinera dari komputer maupun laptop kita.

Untuk dapat mengetahui mana yang harus diupgrade terlebih dahulu dapat melihat Task Manager dan memilih mana yang memiliki nilai prosentase yang tinggi yang harus diupgrade terlebih dahulu.

Demikian sedikit informasi yang dapat saya bagikan mengenai Bagaimana Mengetahui Beban Kinera Laptop ? Sekian dan terima kasih.