Tampilkan postingan dengan label virus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label virus. Tampilkan semua postingan

Mengapa Komputer atau Laptop Bisa Terkena Malware? Kenali Celahnya Sebelum Terlambat

20 Mei Comment

Pernahkah Anda mendapati komputer ataupun laptop tiba-tiba berjalan sangat lambat sekali tidak seperti biasanya, tiba-tiba bermuncul iklan pop-up aneh secara terus-menerus muncul meskipun sudah ditutup, bahkan yang lebih parahnya lagi beberapa file penting yang Kita miliki terkunci dan tidak bisa dibuka, ada juga kasus dimana beberapa file yang Kita simpan tiba-tiba berubah ekstensi file contoh file photo dari photo_anda.jpg terdapat tambahan lagi menjadi photo_anda.jpg.scr.

Jika Anda mengalami kejadian seperti diatas, maka kemungkinan besar perangkat yang Anda gunakan sedang terinfeksi malware atau bahasa lainnya adala Malicious Software.

Malware tidak dapat muncul begitu saja pada perangkat yang Anda gunakan. Namun terdapat celah yang bisa ada pada sistem operasi yang digunakan maupun kelalaian dari pengguna itu sendiri.

Mari Kita bahas bersama Alasan Utama Perangkat Keras Yang Kita Gunakan Bisa terkena Malware

  • Menginstal Aplikasi Bajakan 

Penyebab yang paling sering terjadi adalah pengguna mengunduh dan menginstal aplikasi bajakan atau palsu, terutama ketiak saat mengunduh aplikasi tersebut dari website atau situs yang tidak resmi. Sebagai contoh Anda mendownload film gratisan dari website tidak resmi, bisa juga ketika Anda mendownload game dimana terdapat crack yang ternyata didalamnya sudah terdapat Malware.

Biasanya Malware dibuat dan disisipkan kode berbahaya ke dalam file atau crack atupun patch. Sehingga ketika Anda menjalankan aplikasi tersebut Malware secara otomatis akan langsung terinstal tanpa adanya interface atau tampilan layaknya ketika kita sedang menginstall program secara normal.

  • Terjebak Taktik Phishing (Email dan Tautan Palsu)

Phishing adalah teknik penipuan di mana pelaku menyamar sebagai instansi resmi contoh seperti bank, layanan ekspedisi, atau bahkan rekan kerja untuk memancing Anda mengklik dan mengunduh lampiran pada tautan yang dikirim pada email maupun kontak yang diperoleh oleh pelaku. Dimana lampiran tersebut sangat berbahaya sebagai contoh : File dengan ekstensi seperti .exe, .scr, atau bahkan dokumen Office berformat .docm yang mengandung macro jahat.

Tautan Palsu tersebut mengarahkan Anda langsung membuka suatu situs web dan ketika halaman website tersebut terbuka maka secara otomatis perangkat keras yang Anda gunakan akan mengunduh Malware.

  • Tidak pernah melakukan Update Sistem Operasi

Ini adalaha hal yang sering orang lakukan, dimana banyak orang tidak mau atau malas untuk memperbarui Sistem Operasi yang dimiliki. Banyak yang sering menekan tombol "Remind me later" saat terdapat notifikasi update Windows mapun macOS, atau Sistem Operasi yang lainnya. Padahal menunda update adalah suatu kesalahan besar. Dengan Kita melakukan update secara berkala maka Sistem Operasi yang kita gunakan akan jauh lebih terlindungi dari pada tidak pernah melakukan update sama sekali.

Meskipun dimikian tidak memungkian terhindar dari Malware. Setiap Sistem Operasi pasti memiliki celah keamanan atau yang bisa kerennya Vulnerability. Para pengembang merilis update atau patch tentu memiliki maksud dan tujuan. Jika Anda jarang memperbarui Sistem Operasi, Maka kemungkinan peretas bisa memanfaatkan celah lama tersebut untuk menyusupkan Malware ke laptop Anda dengan sangat mudah.

  • Terular Oleh Perangkat Fisik yang Sudah Terinfeksi

Malware tidak hanya menyebar lewat internet, tetapi juga lewat jalur fisik seperti Flashdisk, hardisk eksternal, atau kartu memori yang sering dicolokkan ke sembarang komputer sebagai contoh di tempat fotokopi atau warnet sangat rentan membawa virus jenis worm atau trojan. Begitu media penyimpanan ini dicolokkan ke laptop Anda, malware akan langsung mengeksekusi dirinya sendiri.

  • Mengklik Iklan Sembarangan
Kasus ini sering terjadi ketika Kita sedang berselancar di internet namun tiba-tiba muncul pop up iklan yang mengatakan "Laptop Anda terinfeksi 3 Virus Yang Berbahaya! Klik di sini untuk membesihkan?"

Itu adalah trik yang  digunakan untuk menakut-nakuti, Anda tidak perlu panik ketika menjumpai hal semacam ini, dikarenakan Iklan tersebut sebenarnya adalah Malware itu sendiri. Jika Anda panik dan ternyata mengklik Iklan tersebut maka Anda akan dibawa kehalaman baru untuk mengunduh sutatu program yang berbahaya.


Rangkuman yang dapat Kita pelajari sebagai berikut :
Kebanyakan penularan Malware terjadi karena adanya interaksi dari pengguna ketika sedang menggunakan internet seperti mengklik pada website yang ilegal, mengunduh aplikasi bajakan atau juga dikarenakan mengabaikan keamanan dengan tidak pernah melakukan update Sistem Operasi. 

Anda juga dapat memasang antivirus yang handal untuk melindungi data anda dari file-file atau aplikasi yang bebahaya. Namun kewaspadaan dan kehati-hatian Anda saat berselancar di internet adalah benteng pertahanan yang paling utama.


Mengembalikan File Kerja atau Kuliah Yang Terdeteksi Virus Oleh Windows Security

19 Mei Comment

Data Kerja atau Kuliah Penting Malah Dianggap Virus Oleh Windows Defender? Begini Cara Mudah Mengembalikannya !!

Pernahkah Anda sedang asik mendownload file pekerjaan, source code untuk tugas kuliah, atau bahkan mod untuk bermain game offline, tetapi tiba-tiba setelah selesai di download, file tersebut justru malah hilang begitu saja. Pas kita lihat dibagian pojok kanan bawah muncul notifikasi layer kecil bertulisan "Threat found" dengan arti lain bahwa terdapat ancaman file tersebut berbahaya oleh Windows Defender.

Yaaaaps, seperti itulah Cara Kerja Windows Defender yang mana pada Windows 11 atau update terbaru berganti nama menjadi Windows Security. Dimana tugas Utama dari Windows Defender atau Windows Security itu sendiri sebagai benteng pertanahan default dari Windows. Antivirus ini memang terkenal sangat protektif, saking aktifnya terkadang file-file yang aman dan kita butuhkan untuk pekerjaan kantor, kuliah atau main game malah dianggap sebagai virus atau malware oleh Windows Security. Istilah tersebut lebih terkenal dengan sebutan false positive.

Ketika menghadapi permasalahan tersebut jangan panik terlebih dahulu karena sesungguhnya file-file yang dia anggap berbahaya oleh Windows Security tidak langsung dihapus begitusaja, melainkan Windows Security memindahkan file tersebut kedalam tempat karantina atau bisa disebut "Protection History".

Yuk, Kita bahas bersama Cara Aman Mengembalikan File Yang Dianggap Virus Oleh Windows Security.

Cara Mengembalikan File dari Karantina Windows Security

Untuk menyelamatkan file yang dianggap virus atau dianggap berbahaya, kita cukup masuk kedalam fitur Protection History yang ada pada menu Windows Security dan mengeluarkan file tersebut dari sana. Berikut langkah-langkah secara detailnya :

Langkah 1: Buka Windows Security

  1. Klik tombol Start (ikon Windows) di taskbar Anda.
  2. Ketik "Windows Security" pada kolom pencarian, lalu tekan Enter.
  3. Pilih menu Virus & threat protection di halaman utama.
Langkah 2: Masuk ke Protection History
  1. Di bawah tulisan Current threats, klik menu Protection history.
  2. Anda akan melihat daftar aktivitas keamanan terbaru. Cari item yang memiliki keterangan Severe, High, atau Blocked yang waktu kejadiannya pas dengan saat file Anda hilang.
Langkah 3: Restore File Anda
  1. Klik pada item atau nama file yang dicurigai tersebut untuk memunculkan detail informasi.
  2. Biasanya Windows akan meminta verifikasi admin (klik Yes jika muncul jendela).
  3. Klik tombol drop-down Actions yang berada di bagian bawah detail file.
  4. Pilih opsi Restore


File Anda akan langsung kembali ke folder asalnya sebelum dia "Karantina" oleh Windows Security


Tips Tambahan : Agar File di Kemudian Hari Tidak Dihapus Lagi 
Setelah Anda melakukan restore, ada kemungkinan Windows Security akan mendeteksi kembali file tersebut sebagai ancaman. Supaya file tersebut aman Kita dapat menambahkan pengecualian ke dalam daftar Exclusion.

Catatan Penting: Pastikan Anda benar-benar yakin bahwa file tersebut 100% aman dan berasal dari sumber terpercaya sebelum memasukkannya ke daftar pengecualian.

Cara membuat Exclusion :
  1. Kembali ke menu Virus & threat protection.
  2. Klik Manage settings yang berada di bawah Virus & threat protection settings.
  3. Scroll ke bawah sampai Anda menemukan bagian Exclusions, lalu klik Add or remove exclusions.
  4. Klik tombol Add an exclusion dan pilih apakah Anda ingin mengecualikan berupa File, Folder, File type, atau Process.
  5. Pilih file atau folder tempat Anda menyimpan file yang tadi di-restore.



Dengan cara ini, Windows Defender akan menutup mata dan melewati folder/file tersebut saat melakukan scanning berkala.

Ringkasan Cara Kerja Windows Security

Windows Security berjalan secara otomatis dengan menghapus file-file yang dipikir oleh dia sebagai file yang berbahaya dan juga bebera file-file yang  sebenarnya tidak berbahaya namun tetap saja dihapus oleh Windows Defender, karena tugasnya sendiri adalah menjaga Sistem Operasi Anda tetap aman. 

Jika terjadi hal yang tidak diinginkan seperti file kita di anggap virus atau di anggap file yang berbahaya. Kita dapat mengembalikan file tersebut dengan masuk kedalam Windows Security dan pilih "Protection History"

Semua file yang di anggap berbahaya akan selalu dikarantina pada fitur Protection History. Untuk mengembalikan file tersebut Kita cukup dengan klik Action dan pilih Restore.

Jika memiliki pertanyaan atau cara lain yang lebih mudah ? Anda dapat menulis pada kolom komentar di bawah ini. Terima Kasih

File Atau Folder Tidak Dianggap Virus Oleh Windows Defender

26 Februari Comment
Pada Windows 10 sudah terdapat sendiri anti virus yang saya kira sudah sangat bagus untuk melindungi dari komputer kita dari serangan virus-virus. Namun terkadang Windows Defender ini sendiri sering kali mendeteksi file lain yang bukan virus. 

Pasti kita semua pernah mengalami kondisi dimana program kita tidak dapat dibuka dikarenakan ada beberapa komponen dari program tersebut dianggap virus dan di karantina sehingga program tidak dapat running.

Lalu yang menjadi pertanyaan Bagaimana cara mengatasi program atau file yang dianggap virus ? padahal kita tau bahwa program atau file tersebut bukanlah virus. Caranya adalah dengan disabled Anti Virus tersebut.

Namun apakah disetiap kali kita menjalankan progam atau aplikasi bahkan membuka file-file lain kita harus melakukan disabled Anti Virus terlebih dahulu ? tentunya sangat merepotkan sekali. Jawabanya adalah Tidak.

Pada Windwos Defender terdapat fitur  "Add Or Remove Exclusions"  yang mana dapat digunakan untuk melewati Scanning agar ketika kita membuka ataupun menjalankan aplikasi, file-file lain tidak dianggap Virus oleh Windows Defender.

Berikut penjelasan lebih lanjut Bagaimana cara mengatasi progam atau file yang dianggap virus oleh windows defender ? 

1. Open Windows Defender
klik Start dan ketikan Windows Defender maka akan secara otomatis muncul tampilan dari Windows Defender seperti pada gambar dibawah ini :



2. Pilih Virus & Threat Protection
3. Pilh Virus & Threat Protection Settings



4. Pilih Add Or Remove Exclusions
Setalah muncul halaman seperti pada gambar dibawah ini, langkah selanjutnya adalah pilih Add on Exclusions maka akan muncul pilihan File, Folder, File Type, dan Process. 



  • File
Dengan memilih File digunakan untuk memilih satu File yang nantinya akan dilawati oleh Windows Defender agar tidak terdektsi sebagai Virus.
  • Folder
Dengan memilih Folder dapat digunakan untuk melewati Scanning Windows Defeder berupa satu Folder utuh beserta isinya agar tidak terdektsi sebagai Virus.
  • File Type
Dengan memilih File Type dapat digunakan untuk memasukan jenis extension agar setiap file yang mempunyai extension yang telah diinputkan dilewati oleh Windows Defender agar tidak terdektsi sebagai Virus.
  • Process
Dengan memilih Process dapat digunakan untuk memasukan jenis Process agar setiap file yang mempunyai Process yang sama dengan yang telah diinputkan sebelumnya dilewati oleh Windows Defender agar tidak terdektsi sebagai Virus.

Demikianlah sedikit informasi mengenai bagaimana cara File Atau Folder Tidak Dianggap Virus Oleh Windwos Defender  semoga informasi diatas dapat berguna dan bermanfaat bagi kita semua, sekian dan terima kasih.

File Dianggap Virus Oleh Windows Defender

08 April 5 Comments
Pernah mengalami kondisi dimana kita mengcopy data atau file-file dari hard disk extenal ke dalam komputer maupun laptop kita, file tersebut terdapat beberapa yang hilang padahal file tersebut penting bagi kita contoh dari pengalaman saya sendiri ketika sedang mengcopy game ada beberapa file yang yang di anggap virus oleh windows devender yang ada dilaptop kita, sedangkan file tersebut adalah komponen yang sangat penting tanpa file atau komponen tersebut game tidak dapat di install maupun dijalankan.

Melakukan copy ulang pun masih tetap dianggap virus oleh windows defender kita. sempat terpikirkan cara melakukan disabled windows defender yang aktif dan mengcopy ulang file tersebut dan tidak ada komponen yang di anggap virus oleh windows defender. namun disaat setelah laptop di restart maka otomatis windows defender akan kembali hidup. 

Tentunya hal ini sangat merepotkan jika setiap kali merunning program atau game komponen tersebut dianggap virus, lalu solusinya bagaimana cara agar tidak selalu melakukan disabled windows defender, berikut ini kita simak bersama bagaimana Cara Ignore File atau Game Yang Diangap Virus.

1. Langkah pertama harus membuka jendela dari Windows Defender dengan cara Double klik pada icon "Windows Defender" yang terletak pada kolom pojok bawah.
2. Setelah jendela windows defender terbuka pilih "Virus & threat protection".
3. Selanjutnya pilih "Virus & threat protection ettings". scroll kebawah sampai menemukan "Add or remove exlusions


Sehingga muncul seperti gambar dibawah ini. terdapat pilihan Add an exclusions, kita dapat memilih jenis exlusions File, Folder, File Type, Process seperti gambar dibawah ini.


saya recomendasikan menggunakan Folder. Dikarenakan kita dapat memilih satu folder yang kita inginkan yang tidak supaya tidak dianggap oleh virus.

4. Selanjutnya setelah pilih Folder cari directory Folder mana yang ingin kita Exclusions agar tidak di anggap virus oleh windows defender. 

Seperti itulah solusi bagaimana File Atau Game Dianggap Oleh Virus Windows Defender semoga informasi diatas dapat berguna dan bermanfaat bagi kita semua, sekian dan terima kasih.

Inilah Alasan Kenapa Wajib Install Ulang Sistem Operasi

06 Desember 1 Comment
Sekarang ini komputer maupun laptop merupakan kebutuhan primer dimana mengingat perkembangan teknologi dan informasi yang semakin pesat saat ini. Hampir setiap orang kini memiliki komputer atau lapotop dimana perangkat ini sangat membantu dalam kehidupan sehari-hari baik untuk pekerjaan kantor maupun bisnis.

Dengan digunakannya terus menerus tanpa tahu cara merawat laptop yang benar menjadikan kinerja komputer atau laptop cenderung menurun bahkan sampai parahnya tidak bisa berfungsi lagi atau dalam arti komputer atau laptop rusak. Untuk itu komputer atau laptop juga membutuhkan perawatan sehingga dapat berfungsi secara optimal.

Lalu yang menjadi pertanyaan kapan komputer atau laptop harus di servis ? Nah pada kesempataan kali ini saya akan berbagi informasi tentang Alasan Wajib Instal Ulang komputer atau laptop harus di services.

1. Proses botting sangat lama
Gejala pertama pada komputer atau laptop yang wajib di install ulang adalah pada prosess botting saat pertama kali menghidupkan komputer atau laptop dibutuhkan waktu sangat lama. Hal ini dikarenakan karena banyaknya aplikasi yang berjalan saat proses pertamakali komputer atau laptop dihidupkan. 

2. Aplikasi Not Responding
Gejala selanjutnya dimana laptop atau komputer disaat membuka suatu aplikasi sangat lamban dan bahakan saat mengoperasikan lemot mengakibatkan aplikasi menjadi not responding dan bahkan sampai menutup sendiri aplikasi tersebut. Tentunya ini merepotkan kita dimana jika kita sedang mengoperasikan suau aplikasi dan tiba-tiba menutup sendiri aplikasinya tanpa sempat kita simpan terlebih dahulu.

3. Virus dan malware
Adanya virus dan malware yang terdapat pada laptop atau komputer. Jika perangkat anda sudah terkena virus maupun malware bahkan sampai dua-duanya maka laptop maupun komputer anda wajib di install ulang sistem operasinya, jika tidak maka kerusakan akan semakin parah.

Cara paling mudah mengetahui laptop atau komputer yang terdapat virus maupun malware kita dapat mengetahui aplikasi yang aneh dan terinstall pada device kita, dengan melihat control panel dan pilih unsinstall a program, kita dan mengetahui aplikasi yang aneh, dalam hal ini malware secara otomatis menginstall sendiri tanpa sepengetahuan kita.

Sedangkan untuk virus cara mengetahuinya lebih mudah laptop atau komputer yang terkena virus pastinya akan mengalami kekacuan data, banyak file file yang tiba-tiba hilang, dan setelah diperikas di anggap virus oleh anti virus yang digunakan.

Sekian sedikit penjelasan mengenai Alasan Wajib Instal Ulang Sistem Operasi dari saya semoga membantu dan bermanfaat bagi kita semua, sekian dan terima kasih.